Dalam ajaran Islam, berbakti kepada kedua orang tua (Birrul Walidain) menempati kedudukan yang sangat istimewa, disandingkan langsung dengan perintah mentauhidkan Allah SWT. Ridha Allah terletak pada ridha kedua orang tua, dan murka Allah berada pada murka keduanya.
1. Keutamaan Birrul Walidain Melebihi Jihad Tathawwu'
Seorang sahabat pernah datang meminta izin kepada Rasulullah (Shallallahu 'Alaihi Wasallam) untuk ikut berjihad di medan perang. Beliau bertanya: "Apakah kedua orang tuamu masih hidup?" Sahabat itu menjawab: "Ya, masih." Maka Rasulullah (Shallallahu 'Alaihi Wasallam) bersabda:
2. Mengapa Ibu Disebut Tiga Kali Lebih Dulu?
Seorang laki-laki bertanya: "Wahai Rasulullah, siapakah orang yang paling berhak aku perlakukan dengan baik?" Beliau menjawab: "Ibumu." Laki-laki itu bertanya lagi: "Kemudian siapa?" Beliau menjawab: "Ibumu." Ia bertanya lagi: "Kemudian siapa?" Beliau menjawab: "Ibumu." Ia bertanya lagi: "Kemudian siapa?" Beliau menjawab: "Kemudian ayahmu." (HR. Bukhari No. 5971 & Muslim No. 2548).
Para ulama menjelaskan keistimewaan ibu ini karena tiga kepayahan berat yang hanya dialami oleh ibu: mengandung dalam kesulitan, melahirkan dengan taruhan nyawa, dan menyusui selama dua tahun penuh.
3. Menghadiahkan Ibadah Umrah untuk Orang Tua
Salah satu impian terindah anak shalih adalah mengajak orang tua bersujud bersama di depan Ka'bah. Kanomas Tasikmalaya menghadirkan paket khusus Umrah Ramah Lansia dengan fasilitas hotel pelataran bintang 5 dan layanan kursi roda resmi, memastikan orang tua dapat beribadah dengan nyaman dan khusyuk tanpa kelelahan fisik.