Logo Kanomas Tasikmalaya
KANOMAS TASIKMALAYA Teman Setia Menuju Baitullah
Ibadah Islam • 6 Menit Baca

Menjaga Lisan dan Adab Bermuamalah: Fondasi Kemuliaan Akhlak Seorang Muslim

Ditulis oleh: Tim Edukasi & Bimbingan Kanomas • Diperbarui: 2026

Lisan adalah karunia agung dari Allah SWT yang dapat menjadi jembatan menuju surga tertinggi, namun di saat yang sama bisa menjadi jurang yang menjerumuskan manusia ke dasar neraka Jahannam jika tidak dijaga dengan ketakwaan.

menjaga lisan dan adab bermuamalah islami bersama Kanomas Tasikmalaya
Kesantunan tutur kata dan keluhuran akhlak muslim dalam kebersamaan jamaah umrah bersama Kanomas Tasikmalaya.

1. Perintah Berkata Baik atau Diam

مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَلْيَقُلْ خَيْرًا أَوْ لِيَصْمُتْ
"Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah dia berkata yang baik atau diam."
HR. Bukhari No. 6018 & Muslim No. 47

2. Waspadai Bahaya Ghibah dan Namimah (Adu Domba)

Al-Qur'an mengibaratkan orang yang menggunjing (ghibah) saudara sesama muslim seperti memakan bangkai saudaranya yang telah mati (QS. Al-Hujurat: 12).

Rasulullah (Shallallahu 'Alaihi Wasallam) juga memperingatkan tentang bahaya al-Muflis (orang yang bangkrut di akhirat). Yaitu orang yang datang pada hari kiamat dengan membawa pahala shalat, puasa, dan zakat yang menggunung, namun pahalanya habis dibagi-bagikan kepada orang yang pernah ia caci maki, fitnah, dan sakiti hatinya semasa di dunia (HR. Muslim No. 2581).

3. Adab Menjaga Lisan di Era Media Sosial

  1. Tabayyun Sebelum Berbagi: Cek kebenaran berita sebelum membagikannya (share) di grup percakapan atau linimasa media sosial.
  2. Menahan Diri dari Komentar Buruk: Tulisan jari jemari di layar gawai memiliki konsekuensi hisab yang persis sama dengan ucapan lisan.
  3. Menghiasi Percakapan dengan Kalimat Thayyibah: Mengganti perkataan sia-sia dengan ucapan salam, istighfar, tasbih, tahmid, dan doa kebaikan bagi sesama.